Welcome to my blog :)

rss

Minggu, 03 April 2011

COCOMO

Cocomo model yaitu suatu model parametris pengestimasian yang menghitung jumlah FP dalam perencanaan serta pengenmabangan perangkat lunak.Cocomo mengenal tiga macam pengimplementasian dalam evolusinya sejak dari awal kejadiannya hingga kini, yaitu :
Basic (COCOMO I 1981)
  Menghitung dari estimasi jumlah LOC (Lines of Code)

Intermediate (COCOMO II 1999)
  Menghitung dari besarnya program dan "cost drivers" (faktor - faktor yang berpengaruh langsung kepada proyek), seperti perangkat keras, personal dan atribu - atribut lainnya.

Advanced
  Memperhitungkan semua karakteristik dari "intermediate" di atas dan "cost drivers" dari setiap fase (analisis, desain, implementasi, dsb) dalam siklus hidup pengembangan perangkat lunak.


A. Model COCOMO Dasar  

Model COCOMO dapat diaplikasikan dalam tiga tingkatan kelas:
  1. Proyek organik (organic mode) Adalah proyek dengan ukuran relatif kecil, dengan anggota tim yang sudah berpengalaman, dan mampu bekerja pada permintaan yang relatif fleksibel.
  2. Proyek sedang (semi-detached mode) Merupakan proyek yang memiliki ukuran dan tingkat kerumitan yang sedang, dan tiap anggota tim memiliki tingkat keahlian yang berbeda
  3.  Proyek terintegrasi (embedded mode) Proyek yang dibangun dengan spesifikasi dan operasi yang ketat

Model COCOMO dasar ditunjukkan dalam persamaan 1, 2, dan 3 berikut ini: 
Dimana :
  • E          :  besarnya usaha (orang-bulan)
  • D         :  lama waktu pengerjaan (bulan)
  • KLOC  :  estimasi jumlah baris kode (ribuan)
  • P           :  jumlah orang yang diperlukan.                       
Sedangkan koefisien  ab, bb, cb, dan db diberikan pada Tabel 1  berikut: 
 
Tabel 1 .  Koefisien Model COCOMO Dasar  

B. Model COCOMO Lanjut (Intermediate COCOMO) 
Pengembangan model COCOMO adalah dengan menambahkan atribut yang dapat menentukan jumlah biaya dan tenaga dalam pengembangan perangkat lunak, yang dijabarkan dalam kategori dan subkatagori sebagai berikut: 

1. Atribut produk (product attributes)
  1. Reliabilitas perangkat lunak yang diperlukan (RELY)
  2. Ukuran basis data aplikasi (DATA)
  3. Kompleksitas produk (CPLX)
2. Atribut perangkat keras (computer attributes)
  1. Waktu eksekusi program ketika dijalankan (TIME)
  2. Memori yang dipakai (STOR)
  3. Kecepatan mesin virtual (VIRT)
  4. Waktu yang diperlukan untuk mengeksekusi perintah (TURN)
3. Atribut sumber daya manusia  (personnel attributes)
  1. Kemampuan analisis (ACAP)
  2. Kemampuan ahli perangkat lunak (PCAP)
  3. Pengalaman membuat aplikasi (AEXP)
  4. Pengalaman penggunaan mesin virtual (VEXP)
  5. Pengalaman dalam menggunakan bahasa pemrograman (LEXP)
4. Atribut proyek (project attributes)
  1. Penggunaan sistem pemrograman modern(MODP)
  2. Penggunaan perangkat lunak (TOOL)
  3. Jadwal pengembangan yang diperlukan (SCED)
Masing-masing subkatagori diberi bobot seperti dalam tabel 2 dan kemudian dikalikan.  
Dari pengembangan ini diperoleh persamaan:      
Dimana :
  • E           :  besarnya usaha (orang-bulan)
  • KLOC   :  estimasi jumlah baris kode (ribuan)
  • EAF       :  faktor hasil penghitungan dari sub-katagori di atas.          
Koefisien ai dan eksponen bi diberikan pada tabel berikut. 




            Tabel 3.  Koefisien Model COCOMO Lanjut


C.   Model  COCOMO II 
Model COCOMO II, pada awal desainnya terdiri dari 7 bobot pengali yang relevan dan kemudian menjadi 16 yang dapat digunakan pada arsitektur terbarunya.  


Tabel 4. COCOMO II Early Design Effort Multipliers  


Tabel 5. COCOMO II Post Architecture Effort Multipliers

Sama seperti COCOMO Intermediate , masing-masing sub kategori bisa digunakan untuk aplikasi tertentu pada kondisi very low, low, manual,  nominal, high maupun very high. Masing-masing kondisi memiliki nilai bobot tertentu. Nilai yang lebih besar dari 1 menunjukkan usaha pengembangan yang meningkat, sedangkan nilai di bawah 1 menyebabkan usaha yang menurun. Kondisi Laju nominal (1) berarti bobot pengali tidak berpengaruh pada estimasi. Maksud dari bobot yang digunakan dalam COCOMO II, harus dimasukkan dan direfisikan di kemudian hari sebagai detail dari proyek aktual yang ditambahkan dalam database
                                                                        

sumber : 
http://yayuk05.wordpress.com/2007/11/09/constructive-cost-model-cocomo/ 
http://www.scribd.com/doc/49646935/COCOMO

0 komentar: