Welcome to my blog :)

rss

Rabu, 02 Maret 2011

McDonald di Facebook



Belum lama ini pengguna Facebook dihebohkan oleh McDonald, sebuah undangan atau tautan palsu yang menyebar lewat situs pertemanan tersebut. Bila diklik, account Facebook akan terinfeksi virus yang akan menjaring informasi di laman Facebook pengguna.

Undangan maupun link yang dikirimkan beragam bentuknya. Salah satu yang memancing penasaran adalah kiriman video yang katanya akan membuka rahasia ‘dapur’ McDonald. Sebetulnya serangan yang dinamai “pembajakan klik HappyMeals” ini sudah lama, tepatnya sejak Agustus lalu. Saat itu banyak judul link yang masuk seperti ini : “OMG! I cant BELIEVE a WOMAN found THIS in her McDonalds Nuggets! WTFF!!” atau “Holy CRAP! I just saw your MOM in this VIDEO!!!!”

Namun serangan yang baru-baru ini memiliki judul yang cukup menggiurkan untuk dibuka, seperti “The Truth Behind McDonald” atau “Shocking McDonald Video”. Begitu tautan di dalam kiriman itu diklik, penyerang akan mengirimkan rangkaian tautan lagi yang mesti diklik. Setelah itu, Wall anda akan terus-menerus dikirimi pesan-pesan yang membawa virus.

Menurut penelitian, serangan seperti dilakukan untuk meraup Dolar melalui skema Cost Per Action. Penyerang akan mendapat Dolar dari setiap aksi yang dilakukan pemilik akun Facebook. Tim keamanan Facebook sudah membuang infeksi ini. Namun sebelum itu terjadi sebanyak 24.232 orang sudah terlanjur menjadi korban.

Modus :

Tindakan tersebut dilakukan untuk memperoleh uang.

Penyelesaian :

Bagi para pengguna facebook agar jangan cepat percaya jika ada link seperti pada kasus diatas.

Sumber :

http://teknologi.kompasiana.com/internet/2010/12/06/beberapa-kasus-penyebaran-virus/

Yahoo Menuntut OnlineNIC Atas Aksi Cybersquating


Cybersquatting merupakan kejahatan dalam dunia maya yang dilakukan dengan melakukan pembelian suatu domain, dimana domain tersebut memiliki penulisan yang mirip dengan satu merk tertentu, perusahaan tertentu yang sangat terkenal dan potential.

Bagi perusahaan yang sudah memiliki reputasi yang bagus dan dikenal di masyarakat luas, hal ini tentulah sangat meresahkan, karena hal ini berkaitan dengan nama besar dan nama baik perusahaan. Perusahaan yang diincar biasanya perusahaan terkemuka yang sudah mempunyai nama besar.

Kegiatan cybersquatting ini juga sering diartikan sebagai calo website. Karena cybersquatters biasanya akan meminta harga yang jauh lebih besar dari pada harga saat mereka membelinya. Beberapa kasus cybersquatters sering kali menjelek-jelekkan atau menghina sang pemilk nama domain tersebut dengan tujuan pemilik domain mau membeli domain dari meraka

Contoh kasus yang beredar di international adalah kasus Yahoo yang menuntut OnlineNIC atas aksi cybersquatting pada 500 nama domain yang mirip atau dapat membingungkan para penggunanya termasuk yahoozone.com, yahooyahooligans.com dan denverwifesexyahoo.com.

Modus :

Tindakan tersebut dilakukan untuk membingungkan para pelanggan perusahaan besar dan juga dapat merusak citra mereka jika seandainya ada nama domain yang mirip dengan mereka tapi websitenya berisikan konten berbau pornografi atau digunakan untuk menyebarkan malware.

Penyelesaian :

Pelaku dapat dtuntut ke meja hijau karena telah membingungkan para pelanggan perusahaan besar.

Sumber :

http://blog.i-tech.ac.id/tian/2009/08/04/cybersquatting-kecurangan-dalam-dunia-it/

Data Forgery Pada E-Banking BCA

Dunia perbankan melalui Internet (e-banking) Indonesia, dikejutkan oleh ulah seseorang bernama Steven Haryanto, seorang hacker dan jurnalis pada majalah Master Web. Lelaki asal Bandung ini dengan sengaja membuat situs asli tapi palsu layanan Internet banking Bank Central Asia, (BCA). Steven membeli domain-domain dengan nama mirip www.klikbca.com (situs asli Internet banking BCA), yaitu domain www.klik-bca.com,www.kilkbca.com, www.clikbca.com, www.klickca.com. Dan www.klikbac.com. Isi situs-situs plesetan inipun nyaris sama, kecuali tidak adanya security untuk bertransaksi dan adanya formulir akses (login form) palsu. Jika nasabah BCA salah mengetik situs BCA asli maka nasabah tersebut masuk perangkap situs plesetan yang dibuat oleh Steven sehingga identitas pengguna (user id) dan nomor identitas personal (PIN) dapat di ketahuinya.

Modus :
Tindakan tersebut dilakukan untuk mengecoh nasabah sehingga pelaku dapat mengambil identitas nasabah.

Penyelesaian:
Pelaku dapat dituntut ke meja hijau karena tindakan tersebut telah merugikan orang lain.

Sumber : http://www.teka-09.co.cc/2010/10/beberapa-contoh-kasus-cyber-crime-di.html

Penggunaan Zeus Trojan untuk Mencuri Uang Terjadi di Amerika




Pihak berwajib di Amerika Serikat membekuk lebih dari 60 orang yang menggunakan program komputer jahat yang dikenal sebagai Zeus Trojan untuk mencuri uang bernilai jutaan dolar.

Orang-orang ini diyakini merupakan bagian dari sebuah sindikat kejahatan cyber internasional yang mempekerjakan kurir pencucian uang untuk membuat rekening bank dan membantu mentransfer uang yang dicuri.

Menurut Norton Cybercrime Report, yang dirilis bulan lalu, 79 persen responden di seluruh dunia berkeyakinan bahwa penjahat cyber tidak akan bisa dibawa ke pengadilan.

Meski demikian tetap saja, penangkapan tersebut merupakan langkah maju yang positif bagi keamanan internet. Namun penangkapan yang dilakukan di AS ini juga menunjukkan bahwa pasar bisnis cyber crime sangat menjanjikan dan pentingnya melaporkan kejahatan online kepada otoritas yang tepat.

Symantec menilai, Zeus Trojan dirancang khusus untuk tujuan memperoleh akses terhadap rekening bank. Virus tersebut dapat melakukan hal ini dengan menginstalkeystroke logger untuk mengumpulkan informasi login dan password, dan memindai mesin untuk memperoleh password yang disimpan.

Virus ini dapat menyisipkan permintaan mengetik nomor PIN yang benar dalam halaman web sebagai persyaratan tambahan, tanpa disadari oleh pengguna. Demikian kata Norton dalam keterangannya, Selasa (5/10/2010).

Modus :
Modus dari tindakan tersebut adalah untuk memperoleh uang tanpa sepengetahuan si pemilik dengan menggunakan suatu virus.

Penyelesaian :
Karena kasus seperti ini masuk pada tindakan kriminal maka seharusnya pelaku dibawa ke pengadilan.

http://www.teka-09.co.cc/2010/10/tips-untuk-menghindari-cyber-crime.html

Kamis, 11 November 2010

Teknologi Terkait Antar Muka Telematika

Head Up Display

Head Up Display adalah display transparan yang mampu menampilkan data dan indikator-indikator vital sebuah kendaraaan tanpa mengharuskan pengemudi mengalihkan pandangan dari jalanan. Secara historis, HUD pertama kali dipasang pada pesawat terbang beberapa dasa warsa silam, untuk membantu pilot jet tempur. Dari fungsi militer, HUD kemudian dikembangkan untuk penerbangan sipil yang sudah berlangsung hingga 15 tahun terakhir.

Kini teknologi Head Up Display (HUD) juga diterapkan oleh industri otomotif di dunia,. Teknologi ini tak hanya memberi kenyamanan bagi pengemudi, melainkan juga keselamatan berkendara. Secara umum, cara kerja HUD meliputi beberapa langkah. Pertama, dasbor mobil memiliki fasilitas proyeksi yang terdiri dari layar TFT, sumber cahaya, serta serangkaian cermin. Cahaya dipancarkan melalui layar, lantas dibelokkan oleh cermin, dan diproyeksikan menuju kaca depan mobil (windscreen).

Dengan begitu, pengemudi tak perlu lagi repot mengalihkan pandang dari jalanan untuk mencari sesuatu yang diinginkan. Mata pengemudi juga tak harus sering berakomodasi ketika mengubah pandangan dari jarak jauh ke dekat, atau sebaliknya.
Dibanding semua sistem monitor konvensional, HUD dapat membantu menghemat waktu hingga 50 persen pengemudi yang hendak mencari informasi.

Contoh gambar untuk Head Up Display :




Tangible User Interface

Tangible User Interface (TUI) adalah sebuah antarmuka pengguna di mana orang berinteraksi dengan informasi digital melalui lingkungan fisik. Pada TUI tidak hanya bisa menerima input melalui sebuah layar datar, tetapi dapat juga berupa dari media 3 dimensi yang nyata sebagai input-nya dan kemudian menghasilkan data digital. TUI generasi pertama baru bisa menerima input dari obyek jadi saja sedangkan pada generasi kedua selain menjadikan obyek jadi menjadi input, pengguna dapat juga membuat obyek di dalam TUI.

Contoh gambar Tangible User Interface yang digunakan untuk instrumen musik:



Computer Vision

Computer Vision dapat diartikan “computer becomes seeing Machines”
Computer Vision saat ini cenderung mendekati kemampuan manusia dalam menangkap informasi visual (human sight).

Untuk menunjang tugas computer vision, maka
terdapat beberapa fungsi pendukung ke dalam sistem
ini, antara lain :
  • Proses penangkapan citra atau gambar (image acquisition)
  • Proses pengolahan citra (image processing)
  • Analisa data citra (image analysis)
  • Proses pemahaman data citra (image understanding)

Speech Recoginition

Speech recognition dikenal juga sebagai pengenalan suara otomatis
Sistem Speech Recognition atau Sistem Pengenalan Ucapan adalah sistem yang berfungsi untuk mengubah bahasa lisan menjadi bahasa tulisan. Masukan sistem adalah ucapan manusia, selanjutnya sistem akan mengidentifikasikan kata atau kalimat yang diucapkan dan menghasilkan teks yang sesuai dengan apa yang diucapkan.

Adapun kesulitan dalam penggunaan sistem speech recognition in, diantaranya pengucapan kalimat atau kata dalam bahasa inggris harus benar, suaranya pun harus keras dan jelas, serta pelafalannya. Karena apabila suara tidak jelas maka perintah yang dijalankan komputer tidak sesuai yang kita inginkan atau salah.

Speech Synthesis

Speech synthesis mengacu kepada sebuah computer yang memiliki kemampuan untuk menghasilkan suara yang menyerupai suara manusia. Meskipun tidak bisa meniru spketrum penuh irama manusia dan intonasi, speech synthesis dapat membaca file teks dengan hasil yang sangat dapat dimengerti. Banyak sistem bahkan memungkinkan pengguna untuk memilih jenis suara, misalnya laki – laki atau perempuan. Speech synthesis sangat berharga bagi individu untuk melihat gangguan.

Browsing Audio Data

Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video atau audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera.
Jaringan video atau audio metode browsing mencakupi langkah-langkah sebagai berikut :
  • Menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP
  • Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS ( Dynamic Domain Name Server) oleh program aplikasi
  • Mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi
  • Compile ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video atau audio data yang ditangkap oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video atau audio data melalui Internet.


Sumber :

http://archive.kaskus.us/thread/4225462
http://siremon2009.blogspot.com/2009/11/teknologi-antarmuka-interface-tangible.html
http://dhinarrahmadatun.blog.ugm.ac.id/2010/11/04/speech-recognition/
http://www.webopedia.com/TERM/S/speech_synthesis.html
http://cocom90.wordpress.com/2010/10/25/browsing-audio-data/

Selasa, 12 Oktober 2010

Perkembangan Telematika Masa Kini dan Masa Depan

Anggota Kelompok :
Ria Novitasari ( 11107423 )
Rico Felano ( 11107441 )
Riny Purnama ( 11107470 )

Telematika merupakan serapan dari bahasa Perancis, yaitu telematique. Pertama kali istilah ini dipopulerkan oleh Simon Nora dan Alain Minc pada tahun 1978 dalam bukunya yang berjudul L’informatisation de la Societe. Telematika menunjuk pada hakikat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekominikasi, media, dan informatika.

Di Indonesia disebutkan bahwa teknologi telematika merupakan singkatan dari teknologi komunikasi, media, dan informatika. Dalam perkembangannya, teknologi telematika ini telah menggunakan kecepatan dan jangkauan transmisi energi elektromagnetik, sehingga sejumlah besar informasi dapat ditransmisikan dengan jangkauan, menurut keperluan, sampai seluruh dunia, bahkan ke seluruh angkasa, serta terlaksana dalam sekejap.


Zaman informasi yang sudah berkembang sedemikian rupa seperti sekarang ini, hanya mungkin dengan adanya dukungan teknologi. Teknologi inilah yang menyampaikan beragam dan banyak informasi. Teknologi telematika (selama beberapa dasawarsa ini) telah berkembang sehingga mampu menyampaikan (mentransfer) sejumlah besar informasi.

Di Indonesia, perkembangan telematika masih tertinggal apabila dibandingkan dengan negara lain. Cina misalnya, kini sudah dapat mendahului republik ini dalam hal aplikasi komputer dan internet, begitupula Singapura, Malaysia, dan India yang jauh meninggalkan Indonesia. Tampaknya masalah political will pemerintah yang belum serius, serta belum beresnya aturan fundamental adalah penyebab kekurangan tersebut. Contoh nyatanya ialah penutupan situs porno dan situs yang menyajikan film fitnah menyusul dengan disetujuinya Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik pada medio 2007 dan awal tahun 2008, oleh Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo).

Perkembangan telematika mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat. Untuk saat ini perkembangan yang terjadi adalah memasuki periode aplikasi, sebagai contoh teknologi mobile phone.

Saat ini teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Bukan hanya dimiliki oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang canggih. Muatannya antara 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televise, dan teleconference melalui 3G. Teknologi computer demikian, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada café dan kampus tertentu, internet dapat diakses dengan mudah, dan gratis.


Terkait dengan hal tersebut, Depkominfo mencatat bahwa
sepanjang tahun 2007 yang lalu, Indonesia telah mengalami pertumbuhan 48% persen terutama di sektor sellular yang mencapai 51% dan FWA yang mencapai 78% dari tahun sebelumnya. Selain itu, dilaporkan tingkat kepemilikan komputer pada masyarakat juga mengalami pertumbuhan sangat signifikan, mencapai 38.5 persen. Sedangkan angka pengguna Internet mencapai jumlah 2 juta pemakai atau naik sebesar 23 persen dibanding tahun 2006. Tahun 2008 ini diharapkan bisa mencapai angka pengguna 2,5 juta
Data statistik tersebut menunjukkan aplikasi telematika cukup signifikan di Indonesia.

Selain itu era Globalisasi telah menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Di Indonesia sudah berkembang pendidikan terbuka dengan modus belajar jarah jauh (distance learning) dengan media internet berbasis web atau situs.
Kenyataan tersebut dapat dimungkinkan dengan adanya teknologi telematika, yang dapat menghubungkan guru dengan muridnya, dan mahasiswa dengan dosennya. Melihat hasil perolehan belajar berupa nilai secara online, mengecek jadwal kuliah, dan mengirim naskah tugas, dapat dilakukan.

Dalam pemerintahan pun telematika terus berkembang. Saat ini sudah banyak dijumpai situs atau web milik pemerintah. Saat ini pemerintah tingkat provinsi sampai kabupaten kota, telah memiliki situs online. Contohnya adalah DPR, DKI Jakarta dan Sudin Jaksel. Isi informasi dalam situs pemerintahan antara lain adalah profil wilayah atau instansi, data statistik, surat keputusan, dan bentuk interaktif lainnya.

Dalam transaksi jual beli telematika juga sudah mengalami perkembangan, banyak transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Mulai dari memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, mengirim dokumen, sampai membuat claim.

Selain itu telematika dapat berwujud hasil dari kerja satelit, contohnya ialah GPS (Global Position System), atau sejenisnya seperti GLONAS dan GALILEO, Google Earth, 3G, dan kini 4G, kompas digital, sitem navigasi digital untuk angkutan laut dan udara, serta teleconference.

Kemudahan yang disuguhkan telematika akan meningkatkan kinerja usaha, menghemat biaya, dan memperbaiki kualitas produk. Masyarakat juga mendapat manfaat ekonomis dan peningkatan kualitas hidup.

Untuk perkembangan telematika di masa datang maka bergantung pada kenyataan sekarang. Prospek ke masa depan, telematika di Indonesia memiliki potensi yang tinggi, baik itu untuk kemajuan bangsa, maupun pemberdayaan sumber daya manusianya.

sumber : http://adhek09.wordpress.com/2009/10/09/perkembangan-telematika-di-indonesia/
http://suciptoardi.wordpress.com/2008/05/15/perkembangan-telematika-di-indonesia/

Rabu, 16 Juni 2010

Jangan pernah merasa "kecil"

Diceritakan pada suatu daerah akan diadakan sebuah pertunjukan yang ditujukan untuk pemimpin daerah tersebut. Anak – anak di daerah tersebut dilatih untuk membuat formasi dari potongan – potongan papan yang jika disatukan akan membentuk wajah sang pemimpin. Pada saat latihan terdapat satu anak yang sering membuat kesalahan dan lama – lama merasa frustasi sehingga sering tidak ikut latihan. Pada hari H acara berlangsung anak tersebut memutuskan untuk tidak datang. Ketika pementasan berlangsung tibalah saatnya anak – anak tersebut membuat formasi dari potongan papan yang diangkat ke atas sehingga membentuk wajah sang pemimpin. Namun saat sang pemimpin melihat dari atas podium, beliau melihat ada yang aneh dari wajahnya ( saat itu formasi yang dibentuk adalah saat pemimpin tersenyum dan terlihat giginya ) ternyata salah satu giginya pada gambar itu tidak ada. Setelah ditelusuri ternyata si anak yang tidak hadir itulah yang seharusnya memegang potongan papan pada bagian gigi sang pemimpin.

Cerita diatas adalah sepenggal kisah dari sebuah video ketika saya mengikuti traning motivasi saat masih duduk di bangku SMA. Saat video itu diputar hampir semua orang tertawa melihat “gigi” sang pemimpin yang hilang satu. Mungkin saat kita menonton video tersebut kitapun akan tertawa. Tetapi apakah kita pernah berfikir bahwa mungkin kita pernah berada pada kondisi seperti “si anak” tersebut?

Banyak orang berfikir bahwa apa yang dia kerjakan tidaklah berarti, hanya menjadi pelengkap dan sebagainya. Tapi coba lihat kisah di atas mungkin disana banyak anak – anak yang lainnya tetapi dengan tidak hadirnya seorang anak maka hilanglah satu potongan papan, dan gambar tersebut menjadi tidak sempurna, ada sesuatu yang hilang.

Maka sudah seharusnyalah kita menyadari bahwa sekecil apapun hal yang kita lakukan tetaplah memegang peranan dalam suatu kelompok.

Ibarat sebuah tembok akan kurang kekokohannya jika kehilangan satu batu batanya.

Ibarat sebuah pohon yang tidak akan tumbuh dengan baik tanpa bantuan dari akar yang menjalar mencari makanan. Mungkin menjadi akar tidaklah terlihat keren dan istimewa,, tidak seperti batang yang terlihat dan berdiri dengan tegap, tidak seperti daun yang semakin terlihat indah dengan pancaran warna hijaunya, tidak pula seperti buah yang disaat ranum membuat tergiur orang yang melihatnya, akar tersembunyi di dalam tanah, tidak terlihat. Tetapi tanpa bantuan akar kita tak dapat melihat batang pohon yang kokoh, daun yang rimbun dan menghijau, buah – buah yang ranum.

Begitu pula dalam permainan sepak bola disaat banyak orang ingin menjadi striker, tetapi striker pun akan sulit mencetak gol tanpa bantuan dari gelandang dan pemain sayap.

Karena itu jangan pernah merasa kecil, sebagai apapun posisi kita menjadi akar ataukah daun yang rimbun, menjadi striker ataukah menjadi pemain sayap semua sudah memiliki tugas masing – masing.

Mungkin sudah banyak hal yang kita lakukan dan kita menganggapnya bukanlah apa – apa, tetapi bisa saja tanpa kita sadari hal tersebut sudah membuat sesuatu yang berarti dan bermanfaat.

Tetaplah semangat!!!^^