Welcome to my blog :)

rss

Senin, 14 Juni 2010

Saat cinta menyapa


Saat cinta menyapa izinkanku untuk dapat meniatkan cintaku pada-Nya
Agar makna dari cinta tidak menjadi sia- sia


Cinta adalah cerminan bagi orang yang sedang jatuh cinta untuk mengetahui watak dan kelemahlembutan dirinya dalam cinta terkasihnya. Karena sebenarnya, ia tidak jatuh cinta kecuali kepada dirinya sendiri.
Itulah cinta yang didefinisikan oleh Imam Abu Dawud.

Cinta menjadi gambaran diri orang yang sedang jatuh cinta. Orang yang jatuh cinta sebenarnya jatuh hati pada kepribadian orang yang dicintainya. Ia mencintai karena ada kesamaan selera, watak antara dirinya dengan kekasihnya.
Sedangkan Ibnu Qayim al-Jauziyah dalam bukunya Raudhatul Muhibbin wa Nuzhatul Musytaqin mendefiniskan sekitar lima puluh buah nama cinta yang diantara kelima puluh nama itu terdapat al-Mahabbah ( cinta ), al-Hanin ( rindu dan kecenderungan hati ), asy-Syauq ( keinduan hati pada sang kekasih ) dan masih banyak lagi yang lainnya.

Beda cinta dengan nafsu ?

Saat hati ini merasa jadi tak menentu, ada rasa baru yang sulit diungkapkan. Rasa yang terkadang dapat membuat suasana hati gembira, namun terkadang membuat hati sedih. Rasa yang dapat membuat seseorang tersenyum – senyum sendiri. Rasa yang dapat membuyarkan konsentrasi. Inikah yang disebut cinta? Mungkin saja..

Tetapi harus diingat bahwa setan selalu berada di sekeliling kita. Bukan tidak mungkin setan membungkus nafsu dalam balutan cinta. Karena setan adalah tukang rias paling cerdik yang dapat mengelabui manusia. Ditunjukannya jalan yang seolah – olah benar padahal salah, diberikannya kenikmatan padahal sebenarnya adalah siksa dan murka Allah.
Jangan kita biarkan setan menodai cinta dengan nafsu.

“Dan janganlah kamu sekali – sekali dipalingkan oleh setan; sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.” ( QS az-Zukhruf : 62 )

Cinta .. bermuara dari kebeningan dan sucinya hati sehingga mengantarkan kepada keridhaan Allah SWT. Sedangkan nafsu menurut asy-Sya’bi artinya menjerumuskan. Menjerumuskan ke dalam perbuatan dosa sehingga menjauhkan hamba dari Rabbnya.

“Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang – orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.” (QS Shad : 26)

Cinta dan nafsu adalah dua hal yang berbeda yang tetap harus kita syukuri karena keduanya adalah anugerah dari Allah. Cinta dapat bernilai agung jika didasarkan kepada Allah tetapi dapat menjerumuskan jika didasari oleh hawa nafsu setan.
Nafsu pun dapat tidak selamanya buruk, terutama jika diarahkan berdasarkan aturan Sang Pencipta nafsu itu sendiri.

Dosakah bila ku jatuh cinta?

Jatuh cinta…
Disaat virus – virus merah jambu mulai datang menghampiri menyesakkan dada, kita harus pintar dalam mengelola persaan, menjaga diri dan menjaga hari dari godaan setan. Setan tidak akan tinggal diam untuk terus merayu dan memanas-manasi insan yang sedang jatuh cinta.

Jatuh cinta adalah hal yang manusiawi, setiap manusia pasti pernah merasakan terpesona, tertarik pada lawan jenis. Tidak ada yang dapat menghalangi untuk dapat mencintai seseorang. Karena terkadang rasa cinta itu muncul dan tanpa disadari sudah masuk di relung hati.

Lalu dosakah bila ku jatuh cinta?
Selama itu tidak menyalahi syariat, maka kita tidak perlu khawatir. Ketertarikan pada lawan jenis adalah fitrah kita sebagai manusia yang haruis disyukuri. Dalam tuntunan agama pun kita tidak dilarang jatuh cinta.
Adapun cinta yang dapat menyebabkan seorang manusia berdosa adalah mereka yang telah dibutakan hatinya oleh cinta. Cinta yang sudah terkontaminasi nafsu setan…

Saat mencintai lawan jenis haruslah berada dalam posisi yang tepat, yakni sesuai ketentuan Allah dan sunnah Rasul-Nya. Jika memang sudah siap dan hati telah mantap maka segeralah menikah.
Menikah.. Hal yang dapat membuat cinta menjadi berpahala.

sumber inspirasi : Buku "Agar jatuh cinta tak jadi bencana" oleh Jauhar al-Zanki. Penerbit Pro-U Media

How to improve my softskill

Softskill, kata itu sering saya dengar sejak semester lalu, karena saat masuk tahun ajaran 2009/2010 kurikulum di kampus saya ditambahkan dengan mata kuliah softskill untuk seluruh jurusan. Softskill memang diperlukan dalam kehidupan, karena selain kemampuan akademis juga diperlukan kemampuan diri untuk dapat bersosialisasi.

Untuk meningkatkan softskill tentu harus lebih sering berinteraksi dengan orang lain. Dalam kegiatan di kelas saya berusaha untuk berteman dengan semua teman di kelas. Mencoba berbagi tugas saat ada tugas kelompok. Tidak mendominasi juga tidak lepas tanggung jawab. Saya berusaha untuk dapat berbaur dan beradaptasi dengan teman – teman di kelas. Sedangkan di luar kelas saya mengikuti unit kegiatan mahasiswa Fajrul Islam yang berkonsentrasi pada kerohanian. Di UKM tersebut saya cukup aktif dengan mencoba melaksanakan dengan baik setiap tugas yang diberikan.

Mengenai pribadi dalam diri, menurut teman – teman kekurangan saya adalah pendiam, cenderung tertutup terhadap masalah yang saya hadapi dan suka enggan dalam mengungkapkan pendapat. Sedangkan kelebihannya yaitu pintar, baik, solehah, suka menolong, kalem, rajin. Semoga semua pendapat yang telah diungkapkan oleh teman - teman saya dapat dijadikan bahan instropeksi untuk saya kedepannya.

Untuk dapat meningkatkan softskill juga diperlukan manajemen waktu yang baik. Dalam mengelola waktu, saya termasuk orang yang masih kurang baik dalam memanajemennya. Terkadang saya masih suka menunda – nunda pekerjaan yang seharusnya saya selesaikan. Selain itu untuk datang tepat waktu pun terkadang saya masih suka terlambat. Tetapi saya terus berusaha untuk terus memanajemen waktu dengan lebih baik lagi, agar dapat meningkatkan softskill yang ada pada diri saya.

Setiap orang masing – masing memiliki jatah 24 jam dalam sehari. Namun mengapa ada orang yang sukses dan tidak sukses? Salah satu alasannya adalah masalah manajemen waktu. Orang yang sukses mampu untuk memanajemen waktu dengan baik dan memanfaatkan segala kesempatan yang ada.
Untuk itu mulalilah dari sekarang kita memanajemen waktu dengan lebih baik lagi.

Saat harus menerima kritik…

Banyak orang yang sulit dalam menerima kritikan dari orang lain. Tetapi saya selalu berusaha untuk menerima apapun kritikan yang ditujukan kepada saya. Baik mengenai pribadi saya ataupun tentang suatu hal yang saya kerjakan selama itu adalah kritik membangun. Walaupun terkadang ada perasaan sedih, ataupun agak tersinggung tetapi saya tetap mencoba menerima. Karena mungkin kritikan – kritikan itu nantinya akan membawa perbaikan untuk saya nantinya.

Saat harus menerima kritik.
Bukanlah hal yang mudah.
Untuk itulah seseorang yang dapat menerima kritik dengan baik sering disebut orang yang berjiwa besar.
Berjiwa besar dengan mengeyampingkan ego nya untuk dapat menerima pendapat orang lain.

Begitu banyak orang senang berbicara dan mengktirik sesuatu
Tetapi tidak banyak orang yang mau balik mendengar ketika sedang dikritik.
Berusahalah untuk menjadi orang yang mau menerima kritik yang bersifat membangun.
Mungkin tidak saat ini, tapi suatu saat nanti tanpa disadari kritikan itu dapat menjadikan kita seseorang yang lebih baik.


Selain dikritik tentu ada saatnya kita mengkritik sesuatu atau seseorang. Untuk cara mengkritik saya berusaha untuk menyampaikan dengan bahasa sehalus mungkin supaya yang dikrtik tidak merasa kaget dan tersinggung. Setiap saya mengkritik saya selalu mencoba utuk memberikan solusi ataupun masukan mengenai hal yang saya kritik. Saya berusaha untuk menyampaikan kritik yang membangun.

Sabtu, 08 Mei 2010

Catatan perjalanan ke Surabaya

Surabaya, salah satu kota besar di Indonesia. Disanalah tempat beberapa saudara kandung Ayah saya tinggal. Terakhir kali saya kesana adalah saat saya berusia 6 tahun dan sekarang saya sudah berusia 20 tahun. Berarti sudah 14 tahun lamanya saya tidak mengunjungi saudara saya di Surabaya..

Perjalanan kali ini pun dapat dikatakan perjalanan yang singkat, karena hanya sekitar 4 hari 3 malam. Mungkin tidak tepat jika dikatakan sebagai liburan. Saya dan orang tua saya berkunjung kesana sekedar melepas rindu dan menghadiri pernikahan sepupu saya.

Menurut ibu saya saat pernikahan sepupu saya adalah saat yang tepat untuk dapat sekaligus bertemu dengan semua saudara dari Ayah saya. Ayah saya memang satu – satunya dari ke tujuh bersaudara yang tinggal paling jauh yaitu di Jakarta. Sehingga intensitas pertemuannya paling jarang dibanding dengan saudaranya yang lain yang tinggal masih disekitar Jawa Timur.

Perjalanan saya ke Surabaya dimulai dari stasiun Gambir. Walaupun saya lahir dan besar di Jakarta tetapi sudah sangat lama saya tidak mengunjungi stasiun Gambir ( saya baru sadar jika stasiun Gambir itu dekat dengan Monas ). Kesan pertama yang saya dapat waktu itu adalah suatu stasiun yang besar dan dapat dikatakan modern. Dari stasiun Gambir saya melanjutkan perjalanan ke Surabaya menggunakan kereta api Sembrani.

Saat pertama masuk ke dalam kereta yang ada di bayangan saya adalah kursi berhadap – hadapan dengan meja di antara kursi berhadapan tersebut. Tetapi ternyata bayangan saya salah. Kursi yang terdapat di dalam seperti bus, satu baris untuk dua orang dan semua menghadap ke depan tidak ada yang berhadap – hadapan. Perjalanan dari Jakarta ke Surabaya memakan waktu kurang lebih sebelas jam.

Tiba di stasiun Pasar Turi Surabaya saya langsung disambut oleh penawar jasa angkutan. Akhirnya orang tua saya memutuskan untuk naik taksi menuju Probolinggo. Ternyata perjalanan yang cukup jauh.. di sepanjang perjalanan saya melihat kondisi kota Surabaya. Kesan pertama saya adalah bahwa Surabaya tidak jauh berbeda dengan Jakarta. Kota yang ramai, modern dengan banyak gedung – gedung tinggi, dengan udara yang tidak jauh berbeda pula dengan Jakarta. Mungkin yang sedikit membedakan hanyalah disana masih ada becak dan tentunya bahasa yang digunakan berbeda dengan Jakarta…

Saat perjalanan menuju probolinggo saya melewati Porong Sidoarjo, tempat yang sekarang dipenuhi oleh lumpur. Lumpur yang sudah menenggelamkan beberapa desa dan sekarang dibuat seperti bendungan. Satu hal baru yang saya ketahui adalah ternyata tempat lumpur tersebut dijadikan objek wisata! dengan nama “wisata lumpur”. Bahkan ada jasa ojek untuk orang yang ingin mengitari sekeliling lumpur tersebut. Ternyata musibah yang terjadi tidak menghalangi masayarakat sekitar untuk berkreasi dengan membuat “wisata lumpur".

Berselang beberapa waktu kemudian tibalah saya beserta orang tua di rumah Bude saya. Tidak lama setelah tiba di rumah Bude, saya beserta orang tua langsung menuju ke rumah Bude yang hendak mengadakan pesta pernikahan. Lagi – lagi ada hal baru yang saya dapat saat disana. Ternyata tata cara menyelengarakan pesta pernikahan antara yang selama ini saya ketahui di Jakarta berbeda dengan disana.

Disana pesta terdiri dari beberapa sesi. Sesi pertama malam hari, undangannya semua adalah ibu – ibu ( saya tidak melihat satupun ibu – ibu bersama suaminya ). Diberi jamuan makan nasi rawon dan juga kue – kue yang diletakkan di atas meja panjang. Pagi hari saatnya bapak – bapak menghadiri kenduri. Siang hari adalah undangan untuk kerabat dan teman sejawat. Satu hal yang unik disini, walaupun pesta resepsi diadakan dirumah tetapi waktu pelaksanaan seperti di gedung. Saat ditentukan di undangan acara hanya sampai jam 1, maka acara benar – benar selesai jam 1 dan memang sudah tidak ada lagi tamu yang datang setelah itu. Berbeda dengan yang biasa terjadi di Jakarta, jika pesta diadakan dirumah, maka acaranya bisa sampai malam hari.
Setiap daerah memang punya ciri khas masing - masing...

Benar apa yang dikatakan ibu saya, bahwa saat pesta pernikahan adalah saat yang paling tepat untuk dapat sekaligus bertemu dengan semua saudara. Karena ternyata kami semua memang bertemu disana.

Selesai dari pesta pernikahan, saatnya saya dan orang tua untuk kembali ke Jakarta. Sebelum kembali ke Jakarta saya diajak untuk berkunjung ke rumah Paklik di daerah Gresik. Saat di rumah Paklik lagi – lagi saya menemukan hal baru. Yaitu mengenai otak – otak. Jika otak – otak yang kita tahu selama ini adalah ikan yang dicampur tepung dan berasal dari ikan tenggiri, maka otak – otak versi masyarakat disana adalah ikan bandeng yang dikeluarkan isi dagingnya tetapi tidak sampai merusak kulit bandeng dan rangka bandeng. Dagingnya dihaluskan dan diberi bumbu kemudian dimasukan lagi ke dalam bandeng yang rangkanya masih dibiarkan utuh. Kemudian baru dimasak.

Setelah berkunjung ke rumah Paklik, maka saya dan orang tua melanjutkan perjalanan untuk pulang ke Jakarta. Itulah perjalanan singkat saya Jakarta-Surabaya-Jakarta, dengan banyak hal baru yang bisa saya dapatkan selama perjalanan…

Terkadang kita memang butuh untuk sesekali keluar dari rutinitas untuk dapat memperoleh pengalaman baru...
Semangat!!^^

Kanker Serviks

Apa itu kanker serviks?

Kanker serviks atau kanker leher rahim (sering juga disebut kanker mulut rahim) merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak terjadi bagi kaum wanita. Setiap satu jam, satu wanita meninggal di Indonesia karena kanker serviks atau kanker leher rahim ini. Kanker serviks merupakan kanker pembunuh perempuan nomor satu di Indonesia. Setiap tahun, ratusan ribu kasus HPV terdiagnosis di dunia dan ribuan wanita meninggal karena kanker serviks, yang disebabkan oleh infeksi itu. Kanker serviks atau kanker leher rahim terjadi di bagian organ reproduksi seorang wanita. Leher rahim adalah bagian yang sempit di sebelah bawah antara vagina dan rahim seorang wanita. Di bagian inilah tempat terjadi dan tumbuhnya kanker serviks.

Lalu apakah penyebab kanker serviks?

Kanker serviks menyerang daerah leher rahim atau serviks yang disebabkan infeksi virus HPV (human papillomavirus) yang tidak sembuh dalam waktu lama. Jika kekebalan tubuh berkurang, maka infeksi HPV akan mengganas dan bisa menyebabkan terjadinya kanker serviks.

Buruknya gaya hidup seseorang dapat menjadi penunjang meningkatnya jumlah penderita kanker ini. Kebiasaan merokok, kurang mengkonsumsi vitamin C, vitamin E dan asam folat dapat menjadi penyebabnya. Jika mengkonsumsi makanan bergizi akan membuat daya tahan tubuh meningkat dan dapat mengusir virus HPV.

Risiko menderita kanker serviks adalah wanita yang aktif berhubungan seks sejak usia sangat dini, yang sering berganti pasangan seks, atau yang berhubungan seks dengan pria yang suka berganti pasangan. Faktor penyebab lainnya adalah menggunakan pil KB dalam jangka waktu lama atau berasal dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker.

Lalu bagaimana mendeteksinya?

Cara paling mudah untuk mendeteksi kanker serviks adalah dengan dengan melakukan pemeriksaan sitologis leher rahim. Pemeriksaan ini populer dengan nama Pap smear atau Papanicolaou smear yang diambil dari nama dokter Yunani yang menemukan metode ini yaitu George N. Papanicolaou. Namun ada juga metode lain yang dapat dilakukan yaitu :

•IVA
IVA yaitu singkatan dari Inspeksi Visual dengan Asam asetat. Metode pemeriksaan dengan mengoles serviks atau leher rahim dengan asam asetat. Kemudian diamati apakah ada kelainan seperti area berwarna putih. Jika tidak ada perubahan warna, maka dapat dianggap tidak ada infeksi pada serviks.

•Pap smear
Metode tes Pap smear yang umum yaitu dokter menggunakan pengerik atau sikat untuk mengambil sedikit sampel sel-sel serviks atau leher rahim. Kemudian sel-sel tersebut akan dianalisa di laboratorium. Tes itu dapat menyingkapkan apakah ada infeksi, radang, atau sel-sel abnormal.

•Thin prep
Metode Thin prep lebih akurat dibanding Pap smear. Jika Pap smear hanya mengambil sebagian dari sel-sel di serviks atau leher rahim, maka Thin prep akan memeriksa seluruh bagian serviks atau leher rahim. Tentu hasilnya akan jauh lebih akurat dan tepat.

•Kolposkopi
Jika semua hasil tes pada metode sebelumnya menunjukkan adanya infeksi atau kejanggalan, prosedur kolposkopi akan dilakukan dengan menggunakan alat yang dilengkapi lensa pembesar untuk mengamati bagian yang terinfeksi. Tujuannya untuk menentukan apakah ada lesi atau jaringan yang tidak normal pada serviks atau leher rahim. Jika ada yang tidak normal, biopsi — pengambilan sejumlah kecil jaringan dari tubuh — dilakukan dan pengobatan untuk kanker serviks segera dimulai.

Bagaimana mencegahnya?

Walaupun kanker serviks termasuk penyakit yang menakutkan, tetapi kita tetap dapat melakukan pencegahan. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kanker serviks :
•Miliki pola makan sehat, yang kaya dengan sayuran, buah dan sereal untuk merangsang sistem kekebalan tubuh. Seperti mengkonsumsi berbagai karotena, vitamin A, C, dan E, dan asam folat dapat mengurangi risiko terkena kanker leher rahim.
•Hindari merokok
•Hindari seks sebelum menikah atau di usia sangat muda atau belasan tahun.
•Pemberian vaksin atau vaksinasi HPV untuk mencegah terinfeksi HPV.
•Secara rutin menjalani tes Pap smear secara teratur.
•Alternatif tes Pap smear yaitu tes IVA dengan biaya yang lebih murah dari Pap smear. Tujuannya untuk deteksi dini terhadap infeksi HPV.

Sumber : http://kumpulan.info/sehat/artikel-kesehatan/48-artikel-kesehatan/237-kanker-serviks-leher-rahim-pembunuh-wanita.html

Doa yang makbul

Sebuah kapal karam ditengah laut karena terjangan badai. Hanya dua orang lelaki yang bisa menyelamatkan diri dan berenang ke sebuah pulau kecil gersang.

Dua orang yang selamat itu tak tahu apa yang harus dilakukan. Namun, mereka berdua yakin bahwa tidak ada yang dapat dilakukan kecuali berdoa kepada Tuhan. Untuk mengetahui doa siapakah yang paling dikabulkan, mereka sepakat untuk membagi pulau kecil itu menjadi dua wilayah. Dan mereka tinggal sendiri – sendiri berseberangan di pulau tersebut.

Doa pertama mereka panjatkan. Mereka memohon agar diturunkan makanan. Esok harinya, lelaki ke satu melihat sebuah pohon penuh dengan buah – buahan tumbuh di sisi tempat tinggalnya. Sedangkan di daerah tempat tinggal lelaki yang lainnya tetap kosong.
Seminggu kemudian, lelaki yang kesatu merasa kesepian dan memutuskan untuk berdoa agar diberikan seorang istri. Keesokan harinya, ada kapal yang karam dan satu – satunya penumpang yang selamat adalah seorang wanita yang berenang dan terdampar di sisi tempat lelaki ke satu itu tinggal. Sedangkan di sisi tempat tinggal lelaki kedua tetap saja tidak ada apa – apanya.

Segera saja lelaki ke satu ini berdoa memohon rumah, pakaian dan makanan.
Keesokan harinya seperti keajaiban saja, semua yang diminta hadir untuknya. Sedangkan lelaki yang kedua tetap saja tidak mendapatkan apa – apa.
Akhirnya lelaki ke satu ini berdoa meminta kapal agar ia dan istrinya dapat meninggalkan pulau itu. Pagi harinya mereka menemukan sebuah kapal tertambat di sisi pantainya. Segera saja lelaki ke satu dan istrinya naik ke atas kapal dan siap – siap untuk berlayar meninggalkan pulau itu. Ia pun memutuskan untuk meninggalkan lelaki kedua yang tinggal di sisi lain pulau.

Menurutnya, memang lelaki kedua itu tidak pantas menerima pemberian Tuhan karena doa – doanya tak terkabulkan. Begitu kapal siap berangkat, lelaki ke satu ini mendengar suara dari langit menggema, “Hai, mengapa engkau meninggalkan rekanmu yang ada di sisi lain pulau ini?”
“Berkahku hanyalah milikku sendiri, karena hanyadoakulah yang dikabulkan”, jawab lelaki ke satu ini. “Doa lelaki temanku itu tak satupun dikabulkan. Maka,ia tak pantas mendapatkan apa – apa”
“Kau salah!” suara itu membentak membahana. “Tahukah kau bahwa rekanmu itu hanya memiliki satu doa. Dan, semua doanya terkabulkan. Bila tidak, maka kau takkan mendapatkan apa – apa”
“Katakan padaku” Tanya lelaki ke satu itu. “Doa macam apa yang ia panjatkan sehingga aku harus merasa berhutang atas semua ini padanya?”
“Ia berdoa agar semua doamu dikabulkan!”
……………

Kesombongan macam apakah yang membuat kita menganggap bahwa hanya harapan dan doa – doa kita yang terkabulkan? Tak selayaknya kita mengabaikan peran orang lain..
###

Dari kisah diatas kita dapat mengambil hikmah yang lainnya yaitu marilah kita sebagai ummat muslim yang bersaudara untuk saling mendoakan. Karena di saat kita mendoakan orang lain maka akan mendapat pahala sebanyak orang yang di doakan.
“Barang siapa yang mendoakan mu’min laki – laki atau perempuan niscaya Allah akan memberi pahala kebaikan dari setiap mu’min laki – laki dan perempuan yang di doakan”(HR al-Thabrani dan dianggap hasan oleh Albani).
Jadi mari kita perbanyak mendoakan orang lain. Doa yang baik tentunya..^^


Peliharalah dan jgn kau siakan saudaramu.
Karena ia sangat mahal hrganya dan mungkin ialah yang selalu mendo'akanmu dalam setiap langkah - langkahmu.


sumber : buku "Mengasah Hati" oleh Zaim Saidi

Persaudaraan sesama muslim

Sebagai sesama muslim sudah seharusnyalah memiliki rasa persaudaraan terhadap muslim lainnya, tidak hanya terhadap yang satu darah. Kita harus menyadari bahwa setiap manusia yang seiman baik di belahan dunia manapun juga merupakan saudara kita. Muslim satu dengan Muslim yang lain itu ibarat satu tubuh. Jika satu disakiti, maka yang lain juga akan menderita, itulah ukhuwwah atau persaudaraan. Persaudaraan sesama muslim yang disatukan oleh akidah islamiyah yang sama dapat diartikan sebagai ukhuwwah islamiyah.

Menurut Imam Hasan Al-Banna: Ukhuwah Islamiyah adalah keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah.

Ya.. sebuah keterikatan dimana kita akan merasa bahagia jika saudara kita bahagia dan sedih saat saudara kita sedih. Siap membantu saat saudara kita butuh bantuan. Tidak segan – segan berkorban demi saudaranya.

Ukhuwah islamiyah akan melahirkan rasa kesatuan dan menenangkan hati manusia
Untuk mencapai nikmatnya ukhuwah maka kita dapat melakukan beberapa hal berikut. Hal pertama yang dapat kita lakukan adalah saling mengenal antar sesama saudara. Jika sudah saling mengenal maka kita mulai mencoba untuk saling memahami. Setelah saling memahami maka berusaha untuk saling tolong menolong. Setelah saling tolong – menolong, maka mulailah untuk menumbuhkan rasa saling menanggung baik di saat susah maupun senang hingga akhirnya kita dapat mendahulukan kepentingan saudara kita diatas kepentingan sendiri ( itsar ).

Sungguh ukhuwwah itu begitu indah.. Bila setiap ummat islam melakukannya tentunya akan terasa keindahan hidup dalam kebersamaan.
Derajat cinta yang paling rendah adalah hati yang selamat dari buruk sangka kepada kepada muslim lainnya dan yang paling tinggi adalah itsar ( mendahulukan kepentingan saudaranya daripada kepentingan pribadi).

Sebuah pesan dari Hasan Al-Bana : “ Saudara yang lurus memandang para saudaranya lebih utama daripada dirinya sendiri. Karena seandainya ia tidak bersama mereka, maka ia tidak akan bersama siapa – siapa. Sebaliknya bila mereka tidak bersamanya, maka mereka dapat bersama yang lain.”

Tidak beriman seseorang diantaramu hingga kamu mencintainya seperti kamu mencintai dirimu sendiri (HR. Bukhari-Muslim).

Sumber : rayditch.wordpress.com/2009/12/29/5-tingkatan-ukhuwah/
Buku “Untukmu Kader Dakwah” KH Rahmat Abdullah

Kamis, 15 April 2010

Jika saya teman Gayus...

Gayus, siapa yang tidak kenal dengannya?
Hampir seluruh masyarakat Indonesia saat ini sedang ramai memperbincangkan mengenai sosok yang satu ini. Seorang pegawai pajak yang memiliki uang simpanan 25 miliar rupiah. Jika dalam kehidupan normal mungkinkah seorang pegawai negeri golongan III A berusia 30-an memiliki uang sebanyak itu? Dengan gajinya sebagai pegawai negeri sekitar 12 juta rupiah yang sudah termasuk tunjangan tentu saja tidak mungkin.
Lalu darimana uang tersebut berasal? Mungkinkah itu uang pajak rakyat atau suap para pengemplang pajak agar hanya bayar pajak dalam jumlah kecil. Entahlah..
Yang jelas apa yang Gayus lakukan sudah mencoreng nama instansi perpajakan. Selain itu juga membuat reaksi dari masyarakat untuk berhenti membayar pajak.

Apa yang akan saya lakukan jika saya menjadi teman Gayus? Saya tentu tidak setuju dengan apa yang dia lakukan. Uang yang diperolehnya dapat disebut sebagai uang haram. Sehingga tentu tidak akan membawa kebaikan bagi siapa saja yang menggunakannya dan juga tidak akan mendatangkan keberkahan.
Saya akan menasehatinya agar tidak melakukan hal tersebut dan selalu mencoba mengingatkan bahwa hal tersebut bukanlah hal yang baik untuk dilakukan. Tetapi jika dia masih tetap melakukan tanpa menggubris nasehat saya maka tidak ada hal lain yang dapat saya lakukan kecuali mendoakannya semoga segera diberi petunjuk oleh Tuhan dan segera bertobat.